Jakarta - Salah iso- asas dalam perekaman karya ilmiah ialah merekam kepustakaan dekat babak akhir karya. Kepustakaan berisi formasi punca teks nan dijadikan peringatan setia usaha dalam mereka cipta karya catat. Setidaknya, referensi mencakup bab asma panitera, tajuk manuskrip, warsa terbit, hingga penyebar. Ada banyak ulah perekaman bibliografi, dalam antaranya https://zanderrzgm3.tokka-blog.com/40296964/info-sdy-dengan-melakukan-analisis-sederhana-berkenaan-data-sdy-knowledge-sydney